Dianggap Berintegritas, Bamsoet Masih Ungguli Airlangga

Kamis, 22/08/2019 13:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) masih bertahan diposisi teratas sebagai calon ketua umum (Ketum) Partai Golkar. Bamsoet masih unggul dari Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon petahana.

Hal itu berdasarkan hasil survei yang dirilis ETOS Indonesia Institute terhadap sejumlah calon Ketum Partai Golkar jelang Munas partai berlambang pohon beringin itu.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah mengatakan, dari hasil survei yang kedua terhadap calon Ketum Golkar, Bamsoet masih unggul dari Airlangga.

"Hal ini pernah saya uraikan kepada kawan-kawan media dan ini adalah yang kedua kalinya. Untuk hasilnya, Bambang Soesatyo menempati posisi pertama, disusul mas Airlangga Hartarto dan tiga kandidat lainnya," kata Iskandarsyah, kepada wartawan, Jakarta, Kamis (22/8).

Menurutnya, ada beberapa nama yang tetap tak bergerak sejak survei pertama dilakukan. Survei kali ini dilakukan terhadap 1500 responden, beda dengan survei yang pertama yang hanya 1000 responden.

"Responden tetap seperti survei sebelumnya adalah masyarakat umum dan kader-kader partai Golkar itu sendiri," terangnya.

Kata Iskandarsyah, sebagian besar publik dan kader berharap pimpinan Partai Golkar ke depan harus benar-benar punya integritas tinggi, portofolio yang jelas, karier politik yang juga jelas. Atas dasar itu, Bamsoet dianggap sebagai figur yang tepat.

"Bukan orang karbitan, semua terjawab sudah dengan figur mas Bamsoet. Harapannya ditangan Bambang Soesatyo partai Golkar menjadi partai yang solid, berintegritas, partai nasionalis dan punya masa depan yang lebih baik.," ungkap Iskandar.

Survei tersebut dilakukan terhadap 1500 responden dengan margin eror sekitar 3 persen dengan keterpercayaan 99 persen. Survei dilakukan sejak akhir Juli lalu hingga awal Agustus.

TERKINI
Lima Amalan Sunah yang Dianjurkan pada Malam Jumat Jadwal Liga Champions Matchday Kedua: Duel Panas Atletico vs MU Sejarah Peringatan Hari Orang Tua Bekerja Setiap 16 September dan Maknanya Daftar Menteri Keuangan RI dari Masa ke Masa