Menristekdikti Sarankan Bajakah Diteliti di Universitas Palangka Raya

Sabtu, 17/08/2019 14:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyarankan adanya penelitian lebih lanjut tentang bajakah, tanaman yang dianggap mampu menyembuhkan kanker.

Terkait saran tersebut, Menteri Nasir merekomendasikan Universitas Palangka Raya (UPR) sebagai tempat untuk menggelar penelitian lanjutan.

“Saya minta dirjen untuk faslitasi. Kalau memungkinkan riset masyarakat. Laboratoriumnya di Universitas Palangka Raya,” kata Menristekdikti pada Jumat (16/8) kemarin.

“Kami ingin apresiasi hasil yang telah dilakukan anak Indonesia yang sudah diakui dunia itu. Namun karena mereka bukan mahasiswa, kami fasilitasi statusnya dari masyarakat,” lanjut dia.

Hal senada juga disampaikan Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti. Ghufron mengatakan terdapat 24 rumah sakit pendidikan di bawah Kemristekdikti, yang siap untuk menjadi tempat penelitian lanjutan bajakah.

Dia mengatakan, jika benar bajakah tersebut mampu mengobati kanker, ini berpeluang menjadi nobel pertama bagi Indonesia. Sebab seperti diketahui, hingga saat ini belum ditemukan obat kanker.

“Kami siap memfasilitasi dengan rumah sakit pendidikan, yang mana penemuannya bisa kami teliti. Ini berpotensi dapat hadiah nobel. Dunia sudah lama kanker, tapi secara total belum bisa mengobati,” terang Ghufron.

TERKINI
Transformasi Transmigrasi, Tim Ekspedisi Patriot Disiapkan Bangun Industri KPK Berpeluang Panggil Raja Juli Terkait Korupsi Pelepasan Lahan Kuansing Empat Klub Liga Premier Disanksi UEFA, Aston Villa Terberat Bupati Kuansing Terjerat Suap Jabatan dan Pelepasan Kawasan Hutan