Pernah Jadi Bek Termahal, Ini Kata Van Dijk

Rabu, 14/08/2019 09:28 WIB

London, Jurnas.com - Pemain bertahan Liverpool, Virgil van Dijk mengaku tidak terlalu berpengaruh saat menyandang gelar bek termahal, sebelum rekor tersebut disalip ooleh Harry Maguire bulan ini.

Seperti diketahui, Van Dijk dibeli oleh Liverpool dengan banderol 75 juta pounds dari Southampton pada Januari 2018. Dia membayar harga mahal tersebut membantu klib memenangkan Liga Champions musim lalu, dan muncul sebagai penantang Ballon d`Or.

"Itu bukan masalah besar bagi saya. Itu sesuatu yang tidak Anda pengaruhi," kata Van Dijk dilansir dari Fox Sports Asia, pada Rabu (14/8).

"Itu terjadi karena ini pasar. Dan satu-satunya yang dapat Anda lakukan ialah menundukkan kepala dan mulai bermain, memberikan segalanya untuk tim," lanjut dia.

"Itulah yang saya lakukan dan berhasil sejauh ini. Saya hanya akan mencoba untuk terus melakukan itu, terus maju, dan menjadi pemain yang lebih baik."

Kamis (15/8) dini hari esok, Liverpool akan bertanding melawan Chelsea dalam perebutan Piala Super UEFA. The Reds diunggulkan, pasca membuka Liga Inggris dengan kemenangan 4-1 atas Norwich City.

Sementara Van Dijk berharap tim yang diasuh Jurgen Klopp merebut trofi tersebut untuk Liverpool, sebagai yang pertama kalinya sejak 2005.

"Saya pikir itu bisa bekerja dalam kedua bantuan, mereka tahu kami, kami tahu mereka, tetapi yang paling penting adalah itu satu pertandingan, satu final, apa pun bisa terjadi," ungkap dia.

TERKINI
Iran Kecam IAEA, Anggap Laporan Nuklir Alat Tekanan Politik Penipuan Tiket Konser BTS Singapura, Korban Rugi hingga Ratusan Juta Guru Akui TPG Bantu Tingkatkan Mutu Pembelajaran di Kelas Vox Point Indonesia: Banyak Ortu Bangga Anak 2 Tahun Bisa Calistung