Jum'at, 09/08/2019 09:21 WIB
Seoul, Jurnas.com - Polisi Korea Selatan membuka penyelidikan terhadap promotor olahraga lokal, setelah Cristiano Ronaldo tidak diturunkan dalam pertandingan Juventus melawan K League All-Stars di Seoul bulan lalu.
Pihak berwenang juga mengusut kemungkinan penipuan yang dilakukan promotor TheFasta, yang menyelenggarakan pertandingan persahabatan tersebut.
Dikutip dari Marca pada Jumat (9/8), polisi menggerebek kantor pusat perusahaan ini untuk mencoba menemukan apakah ada kontrak dengan Juventus, untuk memainkan Ronaldo selama pertandingan.
Pasalnya, Ronaldo tetap berada di bangku cadangan selama pertandingan dengan alasan ototnya tidak nyaman menurut Juventus.
Korsel Kaji Rencana Gabung AS Amankan Selat Hormuz
Diejek Fans Al Ahli soal ACL, Ronaldo Balas dengan 5 Trofi UCL
Ke Korsel, Ibas Dorong Kerjasama Dalam Bahasa, Budaya, dan Generasi Muda
Sedangkan perusahaan lokal yang mendatangkan Juve mengakui bahwa klub sudah setuju menurunkan mantan pemain Real Madrid itu, setidaknya 45 menit permainan.
Sekitar 66.000 penonton telah membayar hingga 400.000 won atau 295 euro untuk satu buah tiket. Mereka marah karena Ronaldo tidak bermain, dan menandatangani petisi untuk mengajukan keluhan kepada promotor.
Selain itu, Badan Sepak Bola Korea Selatan pekan lalu juga mengirimkan surat kepada Juventus, sebagai protes atas kasus ini. Mereka menuntut agar klub Turin menawarkan permintaan maaf atau memberikan penjelasan atas apa yang telah terjadi.
Keyword : Cristiano Ronaldo Korea Selatan Juventus