Senin, 05/08/2019 11:54 WIB
Kairo, Jurnas.com - Kementerian Perminyakan Irak, mengatakan, pihaknya tidak memiliki hubungan dengan sebuah kapal tanker minyak yang disita Iran di Teluk karena penyelundupan bahan bakar.
"Kementerian tidak mengekspor diesel ke pasar internasional," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Kantor Berita Irak, Minggu (4/8).
Kantor berita IRNA, mengatakan, kapal tanker yang ditahan Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) adalah kapal Irak. Kapal itu ditahan karena menyelundupkan bahan bakar 700.000 liter.
"Otoritas Irak jugas sedang bekerja untuk mengumpulkan informasi tentang kapal yang disita itu," tambah pernyataan kementerian perminyakan Iran.
Iran dan Oman Bertemu Bahas Navigasi di Selat Hormuz
Menlu AS Sebut Jika Perundingan Gagal, Itu 100 Persen Salah Iran
PTPN I Sepakat Kasus Kakek Mujiran Diselesaikan Secara Restorative Justice
Dua pejabat pelabuhan Irak mengatakan informasi awal yang diperoleh menunjukkan, kapal kecil yang disita itu milik perusahaan pelayaran swasta yang dimiliki seorang pedagang swasta Irak.