Kediaman Netahanyu Diserbu Demonstran

Jum'at, 26/07/2019 11:27 WIB

Yerusalem, Jurnas.com - Demonstran di luar kediaman Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di Yerusalem al-Quds memprotes pembongkaran rumah-rumah Palestina yang dilakukan pemerintah Israel di Wadi Hummus.

Para pengunjuk rasa membawa plakat yang burbunyi kecaman terhadap tindakan Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Mereka meneriakkan slogan-slogan melawan pemerintah.

Anggota Knesset untuk partai sayap kiri Meretz, Moshe Raz, menyebut pembongkaran itu sebagai tindakan kejahatan.

Pada Senin (22/7), militer Israel mulai menghancurkan sekelompok rumah Palestina yang katanya dibangun secara ilegal terlalu dekat dengan penghalang pemisahan di Tepi Barat yang diduduki.

Pada Juni, pengadilan tinggi Israel menolak petisi pemilik bangunan tersebut untuk membatalkan pembongkaran. Batas waktu bagi warga untuk meninggalkan rumah berakhir pada Jumat pekan lalu.

Israel mengklaim pemiliknya tidak mendapatkan izin membangun" dari pemerintah Iserael.

Penduduk juga mengatakan tidak memerlukan izin Israel untuk membangun rumah karena sudah menerima persetujuan dari Otoritas Palestina, yang ditugaskan untuk menjalankan urusan Tepi Barat.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina pada Minggu (21/7) meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk melakukan penyelidikan terkait pembongkaran massal rezim Israel di lingkungan tersebut.

TERKINI
China Siapkan UU Baru untuk Perketat Pemberantasan Korupsi Lintas Negara Laut Dunia Cetak Rekor Suhu Tertinggi, Agustus Justru Makin Panas Suhu Laut Dunia Cetak Rekor, El Nino Dorong Pemanasan Makin Ekstrem Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla hingga Izin Usaha Dibekukan