Kamis, 18/07/2019 18:34 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V yang terpilih diharapkan bisa melakukan konsolidasi di level pimpinan, tengah, maupun bawah. Sehingga tidak ada perselisihan di internal KPK.
Harapan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR, Trimedya Pandjaitan, dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema "Mencari Pemberantas Korupsi yang Mumpuni", di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/7).
"Jadi Pimpinan KPK ke depan juga selain mempunyai kemampuan keilmuan sesuai dengan bidangnya, menurut hemat saya juga yang mampu mengkonsolidasikan kekuatan KPK ini, termasuk dari mulai penyidik yang ada di bawah ini dan kemudian juga mampu menjadi konduktor yang baik, sehingga tidak ada lagi kita dengar misalnya, ada klik penyidik independen, penyidik Polri," kata Trimedya.
Semestinya, kata Trimedya, internal KPK kompak dalam memberantas tindak kejahatan korupsi di tanah air. Ia mencontohkan, Komisi III DPR yang kerap menjalin kekeluargaan meski berbeda partai.
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar
Komisi III DPR: Revisi UU Polri Harus Perkuat Penanganan Kejahatan Siber
Komisi III: RUU Polri Harus Perjelas Makna Polisi sebagai Alat Negara
"Kalau sudah ada di dalam, mereka satu keluarga KPK, sama seperti kami di komisi III, kita selalu bercanda, kita tarungnya lima tahun sekali, kalau sudah tidak masuk lagi nanti misalnya 1 Oktober kita keluarga besar komisi III," tutur politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu.
Keyword : Pansel Capim KPK Komisi III DPR