Pesawat Airbus Geser Dominasi Boeing 737 Max di Arab Saudi

Selasa, 09/07/2019 08:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Flyadeal maskapai penerbangan Arab Saudi mengumumkan rencana untuk mengoperasikan armada yang hanya terdiri dari pesawat Airbus setelah membatalkan pesanan Boeing 737 Max Jets yang didasarkan secara global.

Maskapai ini mengumumkan, mereka memesan 30 pesawat Airbus A320neo seharga $ 5,5 miliar dengan opsi untuk 20 pesawat keluarga A320neo tambahan.

"Pesanan ini akan menghasilkan flyadeal yang mengoperasikan armada all-Airbus A320 di masa depan," kata maskapai itu dilansir UPI.

Flyadeal secara tentatif menyetujui pesanan sementara $ 5,9 miliar dengan Boeing untuk 737 pesawat Max, tetapi memutuskan untuk membatalkan kesepakatan setelah sepasang tabrakan yang melibatkan pesawat yang menewaskan 346 orang.

"Boeing bangga dengan kemitraan selama tujuh dasawarsa dengan industri penerbangan Arab Saudi dan kami berharap tim flyadeal dapat membangun operasinya dengan baik. Tim kami terus fokus untuk mengembalikan 737 Max dengan aman untuk melayani dan melanjutkan pengiriman pesawat-pesawat Max," kata Boeing dalam sebuah pernyataan.

Boeing telah membekukan pengiriman 737 Max setelah kecelakaan dan akhir bulan lalu, Administrasi Penerbangan Federal mengatakan menemukan risiko potensial baru dengan pesawat yang harus dikurangi perusahaan.

FAA mengatakan akan mencabut perintah larangannya pada 737 Max ketika dianggap aman untuk melakukannya.

TERKINI
Impor Indonesia Capai USD19 Miliar di Maret 2026 Maret 2026, Ekspor Indonesia Tembus USD22,53 Miliar Jejak Dinosaurus Raksasa Berusia 120 Juta Tahun Kembali Ditemukan di Asia Kesejahteraan Guru Timpang, Legislator PKB Usul Hapus PPPK Paruh Waktu