Moeldoko Minta Keamanan Waspadai Jaringan Teroris di Sidang MK

Rabu, 26/06/2019 19:08 WIB

Jakarta, jurnas.com-  Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pihak keamanan akan mengantisipasi adanya jaringan teroris yang ingin melakukan penyusupan saat sidang berlangsung.

“Pihak keamanan TNI dan Polri tetap waspada dan mengantisipasi keamanan secara maksimal. Ada dari jaringan teroris juga ikut main. Ini sudah saya petakan," tegas Moeldoko.

Moeldoko tidak merinci secara jelas jaringan teroris yang dimaksud. Ia tetap meminta masyarakat menjalankan aktifitasnya secara normal. Pemerintah telah melakukan antisipasi dengan menurunkan 40.000 personel gabungan TNI-Polri dalam mengawal pembacaan putusan MK.

"Kami sudah mengantisipasi kekuatan yang ada. Karena itu masyarakat jangan terlalu khawatir. Semua berjalan normal saja,”tandas Moeldoko.

Sebelumnya Polri telah menegaskan tidak akan memberikan izin aksi massa di sekitar Gedung MK menjelang putusan pembacaan sengketa Pilpres 2019 yang akan dibacakan oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6) besok.  Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, lokasi Gedung MK dan sekitarnya harus steril dari unjuk rasa. Namun begitu polisi memperbolehkan massa menggelar aksinya di sekitar Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat atau sekitar Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

 

TERKINI
Bertepatan Hari Pers Internasional, 57 Pemimpin Redaksi Deklarasi ICEC Luhut Tegaskan Tanpa Nikel RI Pasar Mobil Listrik Amerika Terpuruk KPK: Kuasa Hukum Gus Muhdlor Kirim Surat Penundaan Pemeriksaan DPR Dukung Rencana Jokowi Bentuk Satgas Pemberantasan Judi Online