Selasa, 25/06/2019 18:13 WIB
Moskow, Jurnas.com - Rusia menolak upaya Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk mengisolasi Iran, dan sebaliknya mendorong kedua negara untuk `mengendalikan` Teheran.
Demikian ini disampaikan oleh Penasihat Keamanan Nasional Rusia, Nikolai Patrushev, saat melakukan pertemuan tiga arah dengan Israel dan AS, pada Selasa (25/6) di Yerusalem.
Dia mengatakan upaya untuk mencitrakan Iran sebagai ancaman utama bagi keamanan regional, atau menyamakan negara tersebut dengan kelompok teroris internasional, tidak dapat diterima.
"Iran berkontribusi banyak memerangi terorisme, dan menstabilkan situasi di sana," kata Patrushev dilansir dari Associated Press.
Bantah Klaim Donald Trump, Teheran Sebut Kesepakatan Perang Belum Final
Analis Peringatkan Risiko jika AS Ngotot Rebut Pulau Kharg Iran
Lepaskan Tembakan, Iran Peringatkan Upaya Lintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Sebelumnya, Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut sanksi terbaru dari AS yang menargetkan Pemimpin Tertinggi Ayatullah Khamenei, merupakan tindakan yang bodoh. Dia mengatakan, keputusan itu berarti kegagalan dari Gedung Putih.
Rouhani juga mengkritik sanksi AS yang dijatuhkan kepada Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif.
"Anda memberi sanksi kepada menteri luar negeri secara bersamaan dengan permintaan untuk mengadakan pembicaraan?" tanya Rouhani.
Keyword : Amerika Serikat Iran Rusia