Selasa, 25/06/2019 09:01 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menegaskan bahwa negara-negara lain, termasuk China dan Jepang, harus melindungi kapal tanker minyak mereka sendiri di Timur Tengah.
Pasalnya, Gedung Putih berencana menarik pasukannya dari Selat Hormuz untuk mengamankan jalur perdagangan internasional.
Lewat sejumlah cuitan pada Senin (24/6), Trump mempertanyakan mengapa AS memberikan perlindungan di Selat Hormuz selama bertahun-tahun tanpa kompensasi.
"China mendapatkan 91 persen dari Minyaknya dari Straight (sic), Jepang 62 persen, & banyak negara lain juga. Jadi mengapa kita melindungi jalur pelayaran untuk negara lain (bertahun-tahun) tanpa kompensasi," tulis Trump di Twitter pribadinya.
Perang di Timteng, Mahfuz Sidik: Kekuatan Amerika Bakal Lumpuh
Dua Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz pasca Tabrak Ranjau Laut
Trump Ancam Tambah Tarif Impor Kanada Imbas Kebakaran Hutan
Karena itu, Trump meminta negara lain melindungi dan mengamankan kapal mereka sendiri dari bahaya di Selat Hormuz.
"Kita bahkan tidak perlu berada di sana karena AS baru saja (sejauh ini) menjadi produsen Energi terbesar di dunia!" ujar Trump.
"Permintaan AS untuk Iran sangat sederhana - Tidak Ada Senjata Nuklir dan Tidak Ada Lagi Pensponsori Teror!" tambahnya.