Jum'at, 14/06/2019 21:10 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Iran sebagai "negara teror," sekaligus menuduh negara tersebut bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal tanker di Teluk Oman, pada Kamis (13/6) kemarin.
"Serangan Kamis itu Iran yang melakukannya," kata Trump kepada Fox News pada Jumat (14/6).
Iran membantah terlibat dalam serangan itu, namun Komando Sentral AS merilis rekaman yang menunjukkan bahwa Garda Revolusi Iran mengeluarkan tambang limpet yang tidak meledak dari kapal tanker milik Jepang, Kokuka Courageous.
Trump tidak melihat kemungkinan respons AS terhadap serangan itu, dengan mengatakan AS telah "sangat tangguh dalam sanksi."
Dua Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz pasca Tabrak Ranjau Laut
Satu Orang Terluka dalam Serangan Iran ke Qatar
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Empat Pangkalan Militer AS
Dia menambahkan, "Mereka telah diberitahu dalam istilah yang sangat kuat bahwa kami ingin mengembalikan mereka ke atas meja."
Serangan kapal tanker itu bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo ke Iran. Abe, yang notabene sekutu Trump, telah mengambil langkah bernegosiasi dengan Teheran.
Keyword : Amerika Serikat Iran Serangan Tanker