Doa yang Mengalir dalam Tradisi Ujung Lebaran

Kamis, 06/06/2019 11:32 WIB

Jurnas.com - Lebaran di Jawa Tengah masih lekat dengan tradisi ujung. Makna ujung dalam Bahasa Jawa memiliki arti mengunjungi orangtua, keluarga, kerabat, tetangga dan orang-orang yang dihormati lainnya.

Esensinya mereka saling bersalaman, meminta maaf dan memohon doa kebaikan. Tidak jarang air mata mengambang keharuan tumpah selama kegiatan ini.

Di Dusun Pandean, Desa Banyubiru Kecamatan Muntilan, tradisi ini dilaksanakan seusai shalat Ied di lapangan atau di langgar. Setelah sebelumnya mereka melakukan genduren atau kenduri di halaman masjid setempat.

Tradisi ujung juga berlangsung selepas lebaran hari kedua, warga mengunjungi sesepuh dan melakukan sungkeman. Bagi mereka sungkem bermakna saling mendoakan, sesepuh mendoakan agar sanak saudara mereka sukses dan tercapai cita-citanya sementara yang muda sungkem mendoakan sesepuh agar dikaruniai kesehatan.

Selamat berlebaran dan berkumpul dengan keluarga tercinta.

TERKINI
IRGC Ancam Gunakan Senjata Lebih Mematikan Jika Perang Pecah Pemukim Israel Bakar Rumah Warga di Hebron, Kepung Nablus 12 Hari Berapa Keuntungan Milan dari Penjualan Reijnders ke Saudi? NATO Kembangkan Kesiapan Hadapi Potensi Serangan Iran ke Eropa