Jum'at, 31/05/2019 19:01 WIB
Dubai, Jurnas.com - Puluhan ribu warga Iran memperingati hari `Al-Quds` di ibu kota Teheran pada Jumat (31/5). Peserta aksi menyuarakan protes dan mengutul rencana perdamaian di Timur Tengah di bawah Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dilansir dari Reuters, pawai yang disponsori oleh negara diadakan di 950 komunitas di seluruh Iran, dengan membawa spanduk berisi sejumlah slogan anatara lain `Yerusalem ibu kota abadi Palestina`, `Matilah kau Amerika`, hingga `Enyahlah kau Israel`.
Para peserta aksi juga membakar topeng Donald Trump, bendera AS, dan bendera Israel menurut laman berita Iran.
Aksi serupa juga digelar di Baghdad, Irak. Warga Irak yang memprotes AS menyebut tidak ada kesepakatan yang tercipta di abad ini, untuk perdamaian Palestina.
Iran Kecam IAEA, Anggap Laporan Nuklir Alat Tekanan Politik
Timnas Iran Bertolak ke Meksiko jelang Pembukaan Piala Dunia
Bahrain dan Kuwait Intersepsi Rudal Serangan Militer Iran
"Hari Al-Quds di Baghdad di provinsi Irak lainnya, dan di seluruh dunia, menyatakan penolakan terhadap `kesepakatan abad ini`, yang sedang direncanakan Trump untuk membubarkan Palestina dengan cara mereka sendiri," kecam pejabat Irak, Mo`een al-Kathem.
Pawai Al-Quds juga diikuti oleh militer Irak yang berseragam perang namun tidak bersenjata. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana militer menjadikan pawai sebagai ajang menunjukkan kecakapan tempur.
Seperti diketahui, Al-Quds diluncurkan oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin revolusi Islam 1979 Iran, dan diadakan pada hari Jumat terakhir bulan puasa Ramadhan.
Keyword : IranAmerika SerikatAl-Quds