Kamis, 23/05/2019 02:28 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan aparat keamanan tidak ada yang membawa peluru tajam dalam pengamanan kawasan gedung DPR dari aksi demo.
Bamsoet mengingatkan, aparat keamanan tidak sedang berperang melawan rakyat sendiri. Melainkan, sedang menertibkan kebebasan dalam penggunaan hak menyatakan pendapat yang menyimpang dan manabrak UU dengan cara humanis namun tegas.
"Saya juga ingin memastikan tidak ada aparat yang membawa peluru tajam sesuai instruksi Panglima TNI dan Kapolri," kata Bamsoet, saat melakukan pengecekan posko pengamanan kawasan Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/5).
Kata Bamsoet, sesuai penjelasan pihak keamanan, mereka hanya dibekali tiga jenis amunisi yang penggunaannya sesuai tingkatan yang sudah diatur dalam SOP, yakni peluru hampa, peluru karet dan gas airmata.
Dasco Respons Cepat Tuntutan Mahasiswa, Hubungi Bahlil dan Kepala BGN
DPR Desak Pemerintah Transparan soal Penyesuaian Harga BBM
Puluhan Perwakilan Mahasiswa Diterima DPR, Tritura Trisakti Jadi Sorotan
"Mereka dilarang keras membawa peluru tajam," tegas Politisi Partai Golkar itu.
Bamsoet datang ditemani Anggota DPR RI Muhamad Misbakhun dan Sekjen DPR RI Indra Iskandar. Sementara dari pihak keamanan hadir Asops Mabes Polri Irjen Pol
Martuani Sormin dan Brigjend TNI A.riad dari Mabes TNI.
Keyword : Warta DPRKetua DPRBambang Soesatyo