Selasa, 21/05/2019 11:38 WIB
Kairo, Jurnas.com - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa dia mendukung pembicaraan dan diplomasi. Namun hal itu tidak bisa dilakukan saat ini, di mana ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS) sedang memuncak.
"Situasi hari ini tidak cocok untuk menempuh diplomasi. Pilihan kami hanya perlawanan," kata Rouhani sebagaimana diwartakan kantor berita IRNA pada Selasa (21/5).
Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menegaskan, Iran akan menemui kekuatan besar jika pihaknya mencoba melakukan sesuatu terhadap kepentingan AS di Timur Tengah.
"Jika Iran ingin bertarung, itu akan menjadi akhir resmi Iran. Jangan pernah mengancam Amerika Serikat lagi," tulis Trump di akun Twitternya, Senin (20/5).
Iran-AS Bakal Teken Kesepakatan Damai pada 19 Juni di Swiss
Media Iran Sebut Teheran Belum Ketok Palu Terkait Negosiasi dengan AS
Iran Disebut Setuju Buka Selat Hormuz Tanpa Tarif
Trump juga mengatakan kepada awak media sesaat sebelum meninggalkan Gedung Putih kemarin (20/5), bahwa dia bersedia melakukan pembicaraan ketika Teheran sudah siap.
Keyword : Hassan Rouhani Iran Amerika Serikat