Mendikbud: Tidak Ada Impor Guru

Selasa, 14/05/2019 11:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meluruskan kabar bahwa pemerintah akan melakukan impor guru.

Dia menyebut yang sedang direncanakan saat ini ialah mengundang para pakar dan instruktur dari luar negeri, sebagai trainer bagi guru dan instruktur dalam negeri dengan tujuan meningkatkan kapasitas SDM.

"Bukan impor apalagi diangkat jadi PNS dan dikontrak jangka panjang atau mengganti guru-guru di sekolah. Saya jamin itu tidak terjadi," tegas Mendikbud kepada awak media pada Selasa (14/5) di Jakarta.

Dalam keterangannya, Mendikbud menjelaskan bahwa mengundang instruktur ke Indonesia dinilai lebih menguntungkan dari pada mengirim guru ke luar negeri. Salah satu pertimbangannya dari segi biaya.

Selain itu, tidak seluruh instruktur yang berada di luar negeri pernah datang ke Indonesia. Dengan demikian, dalam memberikan pelatihan terhadap guru Indonesia yang dikirim ke luar negeri, kebanyakan hanya mengandalkan persepsi tanpa mengetahui realita di lapangan.

"Kalau mereka yang didatangkan ke Indonesia, nanti bisa improvisasi dan melakukan penyesuaian untuk diberikan kepada guru-guru kita," terang Muhadjir.

Muhadjir juga menegaskan program mengundang instruktur dari luar negeri bukan program baru. Sebelumnya, program ini sudah dilakukan untuk Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

"Tapi jumlahnya sangat minim. Kita tidak bisa memilih, karena ditunjuk oleh perusahaan partner kita," tutur dia.

Keberadaan instruktur dari luar negeri, lanjut Mendikbud, nantinya ditujukan untuk melakukan pelatihan terhadap bidang vokasi, sains, teknologi, enjinering, dan matematika.

TERKINI
10 Ayat Al-Qur`an Tentang Musibah yang Menenangkan Hati Mengapa Orang Saleh Juga Ditimpa Musibah? Hizbullah Ancam Tutup Bandara Imbas Larangan Terbang Pesawat Iran 6 Minuman Herbal Hangat yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan