Israel Kembali Tewaskan Pemuda Palestina

Sabtu, 11/05/2019 09:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pasukan Israel membunuh seorang pemuda Palestina yang mengambil bagian dalam protes anti-pendudukan di Jalur Gaza yang dikepung, Jumat (10/05) waktu setemmpat

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan Abdullah Juma`a Abdulal, 24, tewas di timur Rafah di selatan Jalur Gaza, Jumat.

Ashraf al-Qedra, juru bicara kementerian, mengatakan 30 warga Palestina juga terluka dalam protes tersebut. Empat anak dan seorang paramedis dilaporkan di antara yang terluka.

Sejak 30 Maret tahun lalu, Palestina di Gaza telah mengadakan aksi unjuk rasa mingguan untuk menuntut hak untuk kembali bagi mereka yang diusir dari tanah air mereka oleh agresi Israel dan diakhirinya pengepungan Israel di kantong itu.

Lebih dari 300 warga Palestina telah terbunuh sejak itu, dan lebih dari 17.300 orang terluka.

Sebuah misi pencari fakta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan sebelumnya bahwa pasukan Israel melakukan pelanggaran hak selama penumpasan mereka terhadap para demonstran Palestina di Gaza yang mungkin merupakan kejahatan perang.

Gaza telah dikepung Israel sejak Juni 2007, yang telah menyebabkan penurunan standar hidup.

Israel telah meluncurkan tiga perang besar terhadap daerah kantong itu, menewaskan ribuan warga Gaza setiap kali dan menghancurkan infrastruktur wilayah miskin yang sudah miskin itu.

TERKINI
7 Tips Alami dan Efektif untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Alasan Doa Ibu Mustajab Berdasarkan Al-Qur`an dan Hadis Tips Parenting dengan Rumus 7x3 dari Ali bin Abi Thalib InJourney Airports Jadikan IACL Pusat Pengembangan SDM Aviasi Global