Selasa, 07/05/2019 13:30 WIB
Doha, Jurnas.com - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan telah membebaskan kapal militer Qatar yang disita akhir bulan lalu setelah memasuki perairan teritorial Emirati.
Menurut Kementerian Luar Negeri UEA, kapal itu membawa dua personil militer Qatar, bersama seorang Palestina dan seorang warga negara India, ketika kapal itu ditangkap pada 30 April.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan kepuasannya atas pembebasan kapal itu.
"Kapal itu sedang melakukan latihan rutin ketika menemui masalah teknis dan tersapu ke perairan Emirati, tempat kapal itu dan awaknya ditangkap oleh otoritas Emirat," tulis pernyataan itu, Senin (6/5).
Satu Orang Terluka dalam Serangan Iran ke Qatar
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Radar Rekam Kejadian Ini
Qatar Jamin AS Lanjutkan Perundingan dengan AS Sesuai MoU
"Qatar telah berupaya dalam beberapa hari terakhir, melalui semua saluran diplomatik yang tersedia dan dengan mediasi oleh negara-negara sahabat, untuk mengamankan pengembalian kapal dan awak kapal secara aman," tambahnya.
Sejak pertengahan 2017, UEA - bersama dengan Arab Saudi, Mesir dan Bahrain - memberlakukan embargo diplomatik dan komersial terhadap Qatar, menuduh negara itu mendukung kelompok-kelompok teroris.
Sementara itu, Qatar dengan tegas menyangkal klaim tersebut, menggambarkan embargo yang sedang berlangsung sebagai pelanggaran hukum internasional. (Anadolu)
Keyword : Kapal MiliterUni Emirat ArabQatar