Sabtu, 04/05/2019 19:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Petugas margasatwa di Australia berbagi foto reptil yang tidak biasa ditemukan oleh penjaga hutan di Wilayah Utara yaitu seekor ular sanca bermata tiga.
Komisi Taman dan Margasatwa Northern Territory berbagi foto di Facebook tentang ular piton, yang memiliki mata di kedua sisi kepalanya dan mata ketiga di dekat pusat tengkoraknya.
Komisi itu mengatakan hasil rontgen mengungkapkan ketiga mata ular itu tampaknya berfungsi. Para ahli mengatakan mereka mencurigai ular itu memiliki dua kepala yang ditempa bersama, tetapi hasil rontgen menunjukkan itu adalah tengkorak tunggal dengan rongga mata tambahan.
"Secara umum disepakati bahwa mata kemungkinan berkembang sangat awal selama tahap perkembangan embrio," kata posting Facebook dilansir UPI.
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Australia: Canberra Berkepentingan Atas Terbukanya Selat Hormuz
Perkuat Pertahanan, Australia Siapkan Rp60 Triliun untuk Belanja Drone
"Sangat tidak mungkin bahwa ini dari faktor lingkungan dan hampir pasti merupakan kejadian alami karena reptil cacat relatif umum," tambahnya.
Para pejabat mengatakan ular itu, yang dijuluki Monty Python oleh penjaga, diperkirakan berusia sekitar 3 bulan ketika ditemukan, tetapi ia mati tak lama setelah ditangkap.
"Luar biasa ia mampu bertahan begitu lama di alam liar dengan kelainan bentuknya, dan ia berjuang untuk memberi makan sebelum ia mati minggu lalu," kata ranger Ray Chatto.
Keyword : Ular Sanca Australia