Senin, 29/04/2019 08:45 WIB
Washington, Jurnas.com – Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mengirim dua kapal perang melalui Selat Taiwan pada akhir pekan lalu.
Pelayaran tersebut dikatakan berisiko meningkatkan ketegangan AS dan China, namun menjadi tanda dukungan dari administrasi Donald Trump, di tengah meningkatnya pertikaian Taipei dan Beijing.
Dikutip dari Reuters, kedua kapal perusak itu diidentifikasi sebagai William P. Lawrence dan Stethem. Di antara Selat Taiwan selebar 180 mil (180 km) yang memisahkan Taiwan dari China.
“Transit kapal-kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” ujar Armada Pasifik AS dalam sebuah pernyataan.
Iran Disebut Setuju Buka Selat Hormuz Tanpa Tarif
AS dan Iran Dikabarkan Bertemu di Swiss Pekan Depan
Imbas Pengelolaan Data dan Dampak AI, OpenAI Hadapi Penyelidikan Masif di A
Amerika Serikat tidak memiliki hubungan formal dengan Taiwan, tetapi terikat oleh hukum untuk membantu mempertahankan negara kepulauan itu, yang merupakan sumber utama senjata.
Pentagon mengatakan bahwa Washington telah menjual Taipei lebih dari US$15 miliar dalam bentuk persenjataan sejak 2010.
Adapun China telah meningkatkan tekanan untuk menegaskan kedaulatannya atas pulau itu. China bersikukuh Taiwan bagian dari "Satu China" dan wilayah suci China.
Keyword : Amerika SerikatMiliter ASSelat Taiwan