Peristiwa Sejarah 24 April

Jum'at, 24/04/2020 19:30 WIB

Jurnas.com - Tanggal 24 April yang jatuh pada hari ke-114 (hari ke-115 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian menyimpan banyak peristiwa sejarah. Salah satunya, Satelit pertama China, Dong Fang Hong I, diluncurkan pada 1970 silam.

Berikut peristiwa sejarah 24 April:

1792 - La Marseillaise, lagu kebangsaan Prancis, ditulis.

1898 - Spanyol mendeklarasikan perang melawan Amerika Serikat, sebagai penolakan terhadap ultimatum untuk mundur dari Kuba.

1955 - Konferensi Asia Afrika ditutup dengan hasil mendukung kedamaian dan kerjasama dunia, tertuang dalam Dasasila Bandung.

1967 - Pesawat luar angkasa Soyuz 1 jatuh di Siberia, menewaskan kosmonot Vladimir Komarov.

1968 – Mauritius menjadi anggota tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa.

1970 – Satelit pertama China, Dong Fang Hong I, diluncurkan.

1971 – Soyuz 10 merapat dengan Salyut 1.

1990 - Pesawat ulang-alik Discovery lepas landas dengan membawa Teleskop Hubble.

1997 - Peristiwa Kampus Hasanuddin yang dikenal dengan ASMARA (Aspirasi Masyarakat Berdarah).

2005 - Joseph Alois Ratzinger dilantik sebagai sebagai Paus dengan gelar Paus Benediktus XVI.

2005 – Snuppy, anjing pertama hasil kloning lahir di Korea Selatan.

2007 - Awal pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs tahun ajaran 2006/2007 di Indonesia.

2008 - Akhir pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/MA tahun ajaran 2007/2008 di Indonesia.

2009 - Akhir pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/MA tahun ajaran 2008/2009 di Indonesia.

2013 - Sebuah bangunan yang menampung pabrik-pabrik pakaian runtuh di Bangladesh, menewaskan lebih dari 1.000 orang.

2018 - Pihak berwenang di California menangkap apa yang disebut Golden State Killer, Joseph DeAngelo, lebih dari 40 tahun setelah dimulainya satu dekade pembunuhan besar-besaran di seluruh negara bagian. Penyelidik melacaknya dengan mengirimkan DNA-nya ke situs web keturunan.

TERKINI
Bebas Bergerak di Hari Tua, Ini 6 Tips Menjaga Kesehatan Sendi Sejak Dini Mengenal Olahraga Low Impact dan Beragam Jenisnya Warga Palestina yang Tewas Akibat Serangan Israel Tembus 74.016 Pezeshkian Sebut Iran Tak Lagi Percaya Berunding dengan AS