Satu Orang Lagi Diamankan Terkait Wikileaks

Jum'at, 12/04/2019 20:30 WIB

Ekuador, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Ekuador, Maria Romo, mengatakan, sorang pria yang terkait dengan pendiri Wikileaks, Julian Assange ditangkap di Ekuador.

"Seseorang yang dekat dengan Wikileaks, yang telah di Ekuador, ditangkap sore ini saat bersiap melakukan perjalanan ke Jepang," tulis Maria Romo Kamis malam.

Pria yang ditangkap dilaporkan tinggal di Ekuador selama beberapa tahun dan sering mengunjungi kedutaan London di negara tempat Assange tinggal, Romo mengatakan kepada CNN Spanyol.

Seorang pejabat Ekuador yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Associated Press bahwa seorang pria bernama Ola Bini, seorang pengembang perangkat lunak Swedia yang tinggal di ibukota Ekuador, Quito.

Pejabat itu berbicara dengan syarat anonimitas dan tidak memberikan rincian tambahan tentang Bini.

Penangkapan itu terjadi beberapa jam setelah Assange sendiri ditangkap di kedutaan Ekuador di London.

Dalam sebuah blog, Bini menggambarkan dirinya sebagai pengembang perangkat lunak yang bekerja di Quito untuk Pusat Otonomi Digital, sebuah kelompok yang berbasis di Ekuador dan Spanyol yang berfokus pada masalah privasi, keamanan, dan kriptografi.

Di Twitter sebelumnya pada Kamis, Bini menyebut klaim oleh Romo bahwa peretas Rusia dan seseorang yang dekat dengan Wikileaks bekerja di dalam berita "sangat mengkhawatirkan" Ekuador.

"Ini sepertinya berburu penyihir bagiku," tulis Bini.

TERKINI
Kerugian Perang Lebanon Capai 25 Miliar Dolar AS Putusan Praperadilan, Hakim Perintahkan Polda Metro Usut Kasus Andrie Yunus KPK Terbitkan Sprinduk Baru, Usut Korupsi Jalur Kereta di Sumsel Ini Lima Negara Asia yang Paling Sering Lolos ke Piala Dunia