Pasca Pemakzulan, Militer Sudan Duduki Pemerintahan

Kamis, 11/04/2019 22:32 WIB

Khartoum, Jurnas.com – Menteri Pertahanan Sudan Awad Mohammed Ibn Ouf mengumumkan bahwa militer telah memakzulkan dan menangkap Presiden Omar al-Bashir, pada Kamis (11/4).

Selanjutnya, sebagaimana dikutip dari Reuters, militer juga telah mengambil alih pemerintahan selama dua tahun ke depan.

Ibn Ouf muncul di televisi pemerintah dengan seragam militernya, menyusul pengumuman sebelumnya tentang "pernyataan penting" yang datang dari tentara.

Dia mengatakan bahwa "pemilihan umum yang bebas dan adil" akan dilakukan dua tahun mendatang. Sementara keadaan darurat telah diberlakukan selama tiga bulan ke depan, juga dengan menangguhkan konstitusi, menutup perbatasan dan wilayah udara negara itu.

Dewan militer transisi akan memimpin negara selama dua tahun. Adapun pemerintahan dan kepresidenan telah dibubarkan, juga mulai diberlakukannya jam malam malam.

TERKINI
Perbedaan Amnesia dan Demensia yang Sering Dianggap Sama Putin: Elit Globalis Barat Jadi Biang Kerok Krisis Berdarah di Ukraina Inggris Perluas Sanksi Permukiman Ilegal Israel Gunung Puntang, Pesona Alam dengan Jejak Sejarah Panjang