Selasa, 09/04/2019 21:43 WIB
Teheran, Jurnas.com – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran memberikan peringatan kepada pasukan Amerika Serikat (AS), yang berada di kawasan Timur Tengah.
Peringatan bernada ancaman ini dilontarkan selang satu hari setelah Gedung Putih melabeli Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris.
“Republik Islam Iran yang kuat dan sakral tidak akan tinggal diam mengenai keputusan yang tidak bijaksana ini,” kata Mayor Jenderal Mohammed Baqeri dilansir dari Reuters pada Selasa (9/4).
“Jika pasukan AS di Asia Barat melakukan kesalahan, kami akan merespon dengan tegas,” imbuh dia.
AS Klaim Kuasai Minyak Venezuela 100 Tahun, Dapat Hak Veto
Iran Ancam Balasan Lebih Berat Jika AS Kembali Menyerang
Iran Pastikan Serangan AS Tak Hentikan Produksi Minyak di Pulau Kharg
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyebut Korps Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris. Penyebutan itu merupakan kali pertama AS secara resmi memberikan label terhadap organisasi militer negara lain.
“Langkah ini terkait fakta bahwa Iran bukan saja mensponsori terorisme, tapi juga berpartisipasi secara aktif, membiayai, dan mempromosikan terorisme sebagai alat negara,” kata Trump sebagaimana dipetik dari CNN pada Senin (8/4) lalu.