93 Persen Panas Laut Akibat Rumah Kaca

Rabu, 03/04/2019 09:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Sekitar 93 persen dari kelebihan panas terperangkap di sekitar bumi oleh gas rumah kaca yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil terakumulasi di lautan dunia.

Penelitian yang diterbitkan awal tahun ini di jurnal AS Science menunjukkan bahwa pemanasan di lautan sejalan dengan pengukuran kenaikan suhu udara.

Beberapa model memperkirakan suhu 2.000 meter teratas lautan dunia akan naik hampir 0,8 derajat Celcius pada akhir abad ini jika tidak ada yang dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, menurut Science.

Lautan juga tidak memanas secara merata di seluruh planet ini. Laporan WMO mengatakan tingkat tertinggi pemanasan laut terjadi di laut selatan, di mana pemanasan juga telah mencapai lapisan terdalam.

"Ini dapat menyebabkan permukaan laut berbeda secara substansial di tempat yang berbeda," kata para ahli sebelumnya dilansir CGTN.

Ekspansi termal pembengkakan air saat menghangatkan diperkirakan akan meningkatkan permukaan laut sebesar 12 inci (30 sentimeter), di atas kenaikan permukaan laut dari gletser yang mencair dan lapisan es, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Science.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions