Mendadak Batal Sanksi Korut, Ini Alasan Aneh Trump

Sabtu, 23/03/2019 18:30 WIB

Washington, Jurnas.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan sanksi untuk Korea Utara (Korut) pada Sabtu (23/3), yang sebelumnya bertujuan memperketat internasional kepada negara komunis tersebut.

“Diumumkan hari ini oleh Departemen Keuangan AS bahwa sanksi skala besar tambahan akan dikenakan kepada Korea Utara. Tapi saya telah memerintahkan penarikan sanksi tambahan itu,” tulis Trump dalam cuitannya di Twitter.

Menukil dari AFP, cuitan itu tampaknya merujuk pada upaya AS untuk melayangkan sanksi kepada dua perusahaan China yang dituding membantu Korut menghindari sanksi internasional.

Namun Washington Post melaporkan bahwa tweet tersebut merujuk pada sanksi masa depan yang belum diumumkan oleh Gedung Putih.

Di lain kesempatan, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menjelaskan alasan penarikan sanksi untuk Korut. Dia mengatakan Trump membatalkan sanksi karena `cinta` kepada rivalnya itu.

“Presiden Trump menyukai Ketua Kim, dan dia tidak berpikir sanksi ini diperlukan,” jelas Sarah.

Keputusan Trump membatalkan sanksi berujung kecaman dari politisi Partai Demokrat, Adam Schiff. Trump disebut akan menimbulkan kekacauan di pemerintahannya.

“Kenaifan bodoh cukup berbahaya. Ketidakmampuan dan kekacauan di Gedung Putih membuatnya semakin buruk,” ketus Schiff.

TERKINI
Mengenal Tiga Tokoh Pencetus Piala Dunia, Siapa Saja? Bukan Brasil, Ini Negara Pertama yang Menang Piala Dunia Kilas Balik Lahirnya Piala Dunia: Ini Sejarah dan Fakta Menariknya Mengapa 16 Juni Diperingati Hari Penyu Laut Sedunia? Ini Sejarahnya