Rabu, 20/03/2019 21:44 WIB
Surabaya, Jurnas.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) Puan Maharani mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap kabar hoaks yang beredar jelang pemilihan presiden (Pilpres).
Salah satunya, isu bahwa tidak akan ada kumandang azan jika calon petahana Joko Widodo kembali menjadi presiden di periode kedua.
“(Katanya) kalau presidennya Jokowi tidak ada azan. Sekarang di mana-mana dengar azan kan? Itu hoaks, jangan percaya,” tegas Puan dalam kegiatan `Jambore Pandu Sekolah Model` di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (20/3).
Selain soal larangan mengumandangkan azan, Puan juga menyebutkan hoaks lain yang menimpa Jokowi, yakni penghapusan mata pelajaran pendidikan Islam di institusi pendidikan.
Ketua DPR Harap Idul Adha 2026 Momen Rajut Kepedulian Sosial
Ketua DPR: Keterwakilan Perempuan di Parlemen Harus Bawa Perubahan Nyata
Di Hadapan Prabowo, Puan: DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Rakyat
“Itu juga bohong. Sekarang presidennya Jokowi, pendidikan Islam masih ada,” imbuh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tersebut.
Peredaran hoaks dewasa ini, lanjut Puan, memang sulit dibendung. Pasalnya seluruh lapisan masyarakat sudah lekat dengan gadget.
Karena itu dia menyarankan orang tua memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, agar tidak menjadi korban berita hoaks, di antaranya dengan tidak menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya.
“Dan jaga jangan sampai kita terpengaruh oleh hoax, apalagi hoax yang menjadi Indonesia menjadikan indonesia ini terpecah belah,” tandas dia.
Keyword : Berita Hoaks Puan Maharani TKN Jokowi