Selasa, 19/03/2019 18:02 WIB
Jurnas.com- Banjir bandang dan longsor akibat hujan sangat deras di Sentani, Jayapura, Papua masih menyisakan duka mendalam dan juga pengungsian di beberapa wilayah. Namun, ada satu kisah heroik, saat anggota TNI menyelamatkan bayi usia 5 bulan yang terjebak di kolonh rumah selama 6 jam lebih di Kampung Trauna, Jalan Sosial Taruna, Sentani.
Dilihat dari akun instagram @puspentni, Minggu (17/3/2019) pagi, tim penyisir Yonif 751 yang terdiri dari Sertu Hanafi, Sertu Samsi, Prada Yacob, Prada Yusril, dan Prada Syahril melaksanakan penanggulangan bencana banjir di wilayah tersebut.
Saat melakukan penyisiran, Prada Syahril menemukan bayi yang telah berlumuran lumpur di kolong rumah warga dengan posisi terjepit kayu runtuhan rumah. Anggota TNI yang bertugas langsung berusaha menyelamatkan bayi dengan cara memotong kayu yang menghalangi proses penyelamatan bayi tersebut.
Terlihat, setelah bayi berhasil diselamatkan, Prada Syahril menggendong bayi untuk dilarikan ke Puskesmas terdekat dengan sepeda motor. Beruntung, ditengah perjalanan bertemu dengan ambulans dan bayi berusia 5 bulan itu berhasil diselamatkan.
16 Ucapan HUT Kopassus 2026 yang Penuh Makna
HUT ke-74 Kopassus, Ini Sejarah Korps Baret Merah-Operasi Legendarisnya
Hari TNI AU Diperingati 9 April, Begini Sejarah dan Asal Usulnya
“Kami bersukur sekali, bayi berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sentani dan selamat," ungkap a Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi.
Keyword : Baniir SentaniBayiTNI