Rabu, 13/03/2019 06:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Petarung bebas Conor McGregor ditangkap oleh polisi Amerika karena diduga menghancurkan ponsel penggemar di luar klub malam Florida, Selasa (12/03) waktu setempat.
Pria Irlandia berusia 30 tahun itu didakwa melakukan kejahatan kriminal dan perampokan bersenjata berat setelah polisi Miami mengatakan ia diduga menampar telepon dari tangan fans dan kemudian menginjaknya.
Dilansir CGTN, polisi Miami Beach mengatakan mereka dipanggil ke tempat kejadian di luar LIV Nightclub pukul 5:00 pagi (09.00 GMT).
Polisi memulai penyelidikan mereka dan McGregor ditangkap pada hari itu di rumah terdekat dan kemudian dimasukkan ke penjara Miami-Dade.
Daftar Petarung Terbaik UFC dari Conor McGregor hingga Jon Jones
Arsenal Evaluasi Protokol Keamanan usai Viral Saka vs McGregor
Legenda UFC Menang Taruhan Final Euro Rp17 Miliar
Menurut laporan penangkapan, penggemar mencoba mengambil foto McGregor menggunakan ponselnya, dihargai 1.000 dolar AS.
Setelah petarung itu diduga menamparnya dan kemudian menginjaknya, ia mengambil telepon itu tanpa mengembalikannya. Perampokan itu tertangkap di kamera pengintai yang dipasang di sekitar klub dan Hotel Fontainebleau di dekatnya.
McGregor adalah petarung bebas yang terkenal karena kalah dari ikon tinju Floyd Mayweather dalam pertandingan tinju 2017. Jaminan ditetapkan 12.500 dolar AS.
McGregor ditangkap tahun lalu di New York setelah polisi mengatakan dia menyerang sebuah bus sewaan yang membawa beberapa pejuang seni bela diri saingan, melempar sebuah boneka melalui jendela. Dia mengaku bersalah atas perilaku yang tidak tertib dan dijatuhi hukuman pelayanan masyarakat dan kursus manajemen kemarahan.
Keyword : Conor Mcgregor