Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines Mirip Makapai Lion Air

Minggu, 10/03/2019 21:16 WIB

Nairobi, Jurnas.com - Tak satu pun selamat dari 157 penumpang pesawat Ethiopian Airlines dari Addis Ababa ke Nairobi yang jatuh pada Minggu pagi (10/3).

"CEO Grup Tewolde GebreMariam sangat menyesalkan kecelakaan fatal itu," kata maskapai itu lewat akun Twitter-nya.

"CEO grup, yang langsung bergegas ke tempat kecelakaan itu, menyatakan simpati dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga semua korban," sambungnya.

Dalam kicauan Ethiopian Airlines disertai dengan gambar, GebreMariam mengangkat  seperti potongan puing pesawat di bagian bawah kawah besar di lapangan kosong.

Penyiar negara bagian menyebutkan, 33 negara berada di pesawat ET 302, yang jatuh di dekat kota Bishoftu, sekitar 50 km tenggara ibukota Ethiopia.

Tiga puluh dua warga Kenya, 18 Kanada, sembilan Ethiopia, delapan China, delapan Amerika, dan tujuh warga Inggris termasuk di antara yang tewas, menurut maskapai itu. Empat korban memegang paspor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dilansir dari Al Jazeera, penerbangan lepas landas pukul 8:38 (06:38 GMT) dari Bandara Internasional Bole dan kehilangan kontak enam menit kemudian di dekat Bishoftu.

Boeing 737-800MAX adalah jenis pesawat yang sama dengan maksapai Lion Air Indonesia yang jatuh Oktober lalu, 13 menit setelah lepas landas dari Jakarta, yang menewaskan semua 189 orang di dalamnya.

Kecelakaan besar terakhir yang melibatkan pesawat penumpang Ethiopian Airlines adalah Boeing 737-800 yang meledak setelah lepas landas dari Libanon pada 2010, menewaskan 83 penumpang dan tujuh anggota awak.

TERKINI
Mengapa Hari Lemari Pendingin Sedunia Diperingati Setiap 26 Juni? Dua Indikator Utama Seorang Benar-Benar Paham Agama Deretan Peristiwa Bersejarah Tanggal 26 Juni dari Masa ke Masa Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kolombia