Minggu, 10/03/2019 15:28 WIB
Caracas, Jurnas.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan pemadaman listrik total negaranya disebabkan oleh "serangan dunia maya internasional" tetapi pemerintahannya telah "mengalahkan kudeta mereka".
Pemadaman listrik dan komunikasi terus menghantam Venezuela hingga Minggu (10/3) mengintensifkan kesulitan sebuah negara yang lumpuh akibat krisis ekonomi dan politik.
Pemadaman ini meningkatkan ketegangan antara oposisi dan loyalis pemerintah, yang saling menuduh bertanggung jawab atas runtuhnya jaringan listrik.
"Saya akan mengatakan ini untuk pertama kalinya," kata Maduro kepada demonstran yang hening di Caracas, Sabtu (9/3) waktu setempat.
Seberapa Kuat Militer Amerika Latin Menghadapi Ancaman Militer AS?
Imbas Serangan AS, Gerilyawan Kolombia Kabur dari Venezuela
Lusinan Jurnalis Ditangkap di Venezuela, Satu Orang Dideportasi
"Kami sedang dalam proses penyelidikan dan memperbaiki semuanya karena ada banyak penyusup yang menyerang perusahaan listrik dari dalam," sambungnya.
Dilansir dari Al Jazeera, Maduro menyatakan bahwa Venezuela telah dihantam serangan dunia maya pada siang hari pada Sabtu waktu setempat.