AS Desak Turki Tunda Keinginannya Membeli Sistem Pertahanan Rusia

Rabu, 06/03/2019 21:35 WIB

Washington, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperingatkan Turki agar tidak melanjutkan rencanya memboyong sistem pertahanan rudal Rusia yang diyakini akan mengancam pesawat tempur F-35 canggih Gedung Putih.

Pernyataan itu disampaikan Departemen Luar Negeri AS saay kepala Komando Eropa AS berbicara dengan para politisi di Capitol Hill, Rabu (6/3).

Pada pertemuan itu, ia mengataka, Turki harus mempertimbangkan kembali rencananya untuk membeli S-400 dari Rusia tahun ini.

"Kami dengan jelas memperingatkan Turki bahwa potensi akuisisi S-400 akan menghasilkan penilaian ulang partisipasi Turki dalam program F-35, dan risiko transfer senjata potensial lainnya di masa depan ke Turki," kata wakil juru bicara Robert Palladino, Selasa (5/3).

AS setuju untuk menjual 100 pesawat tempur F-35 generasi kelima terbaru ke Turki dan sejauh ini telah mengirimkan dua pesawat. Namun tahun lalau, Kongres memerintahkan penundaan pengiriman selanjutnya

Negara-negara NATO - khususnya AS - memandang pembelian peralatan buatan Rusia oleh Rusia mengundang kecurigaan. Ankara mengatakan mereka membutuhkan pertahanan rudal alternatif untuk menghadapi ancaman regional.

S-400 Rusia adalah upgrade besar-besaran ke sistem pertahanan rudal S-300, pendahulunya. Karena kemampuannya, negara-negara seperti China, Arab Saudi, Turki, India, dan Qatar kebelet ingin membeli S-400.

Namun, mereka yang menyatakan niat seperti itu, mendapat acaman semacam pembalasan diplomatik dari AS atau negara-negara NATO lainnya.

S-400 dapat melacak sejumlah besar target potensial, termasuk target sembunyi seperti jet tempur F-35 AS.

Keuntungan lain termasuk mobilitas tinggi, yang berarti dapat diatur, dipecat dan dipindahkan dalam beberapa menit.(Al Jazeera)

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas