Senator Kesal AS Bungkam Pembunuhan Khashoggi

Selasa, 05/03/2019 11:24 WIB

Washington, Jurnas.com - Para senator Amerika Serikat (AS) meninggalkan rapat tertutup dengan pejabat administrasi Trump tanpa informasi baru tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pertemuan tentang status penyelidikan pembunuhan Khashoggi pada Senin (4/3) waktu setempat itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Gedung Putih dan Kongres mengenai hubungan AS-Saudi.

"Pertemuan itu benar-benar buang-buang waktu. Saya tahu lebih banyak daripada yang mereka ketahui," kata Senator Republik Lindsey Graham, sekutu dekat Presiden Donald Trump kepada wartawan.

Graham mengatakan sudah waktunya untuk melakukan lebih banyak aksi. Meski begitu, ia tidak menjelaskan lebih detail.

Senator Republik Marco Rubio mengatakan tidak mendapatkan sesuatu yang baru dari pertemuan tersebut.

Ke depan, kata Rubio, Senat harus memutuskan apakah akan menjatuhkan sanksi sendiri pada pemerintah Arab Saudi.

Kontributor Washington Post, Khashoggi tewas dibunuh agen-agen Arab Saudi di konsulat Arab Saudi di Istanbul tahun lalu.

Pemerintah Saudi mengatakan pembunuhan itu dilakukan para agen "nakal" dan membantah keterlibatan Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman yang berkuasa.

Legislator Amerika, bagaimanapun, mengatakan percaya Pangeran Mohammad memerintahkan pembunuhan itu, Trump tetap enggan untuk menyalahkan.

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas