Wabah Campak Bunuh 900 Warga Madagaskar

Senin, 04/03/2019 17:55 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Badan Anak-anak PBB Unicef menyebutkan, lebih 900 orang tewas karena wabah campak di Madagaskar, Senin (04/03).

Dalam pernyataan tersebut dilaporkan bahwa 76.871 orang terinfeksi campak dari 3 September hingga 21 Februari. Di antara orang-orang yang terinfeksi, 928 telah meninggal, sebagian besar adalah anak-anak.

“Lebih dari 2 juta anak diimunisasi di 25 kabupaten. Pada bulan Februari, 1,4 juta anak-anak divaksinasi, dengan 3,9 juta lainnya akan divaksinasi bulan Maret,” kata pernyataan itu dilansir aa, Senin (04/03).

Fakta bahwa vaksinasi campak tidak wajib di Madagaskar membuat sulit untuk menjangkau sejumlah besar anak.

Demam, malaise, batuk, keluarnya hidung, mata merah, diare, dan ruam adalah gejala campak. Penyakit ini dapat menyebabkan infeksi telinga dan kerusakan otak, serta kematian.

TERKINI
Rizki Faisal Minta Polda Kepri Cegah Bentrokan Susulan di Setokok Komisi XI Harap Menkeu Suahasil Perkuat Sistem Keuangan dan Penerimaan APBN Suahasil Diminta Jaga APBN Tetap Sehat dan Daya Beli Masyarakat Banggar DPR Sebut Anggaran Kebencanaan Naik Jadi Rp1,1 Triliun