Menaker Minta Lulusan Perguruan Tinggi Sesuai Pasar Kerja

Jum'at, 22/02/2019 19:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan perkembangan teknologi tidak hanya mengubah gaya hidup manusia tapi juga telah mengubah karakter pekerjaan.

Oleh karena itu Menaker meminta kepada dunia pendidikan untuk mengantisipasinya. Caranya dengan mulai menyesuaikan kurikulum dengan perubahan yang ada agar input Sumber Daya Manusia (SDM) yang dihasilkan bisa sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang saat ini berbasis pengetahuan teknologi.

"Menjadi penting bagi perguruan tinggi agar menyesuaikan perubahan tersebut. Jika tidak menyesuaikan maka input SDM dengan kebutuhan pasar kerja tidak akan nyambung. Ini jelas jadi tantangan kita," kata Menaker Hanif.

Dikatakan Hanif jaman telah berubah dengan cepat. Perkembangan teknologi yang semakin masif bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi teknologi dapat memudahkan kehidupan manusia. Namun di sisi lain jika perkembangan teknologi tidak diantisipasi maka bisa mengancam peradaban sebuah bangsa.

"Dunia ini berubah. Masyarakat berubah. Banyak hal yg berubah. Perubahan teknologi yang begitu cepat akhirnya mempengaruhi banyak hal seperti gaya hidup dan juga karakter pekerjaan di dunia ketenagakerjaan," tutur Hanif.

Perubahan karakter pekerjaan yang dimaksud Menaker adalah terkait dengan munculnya jenis pekerjaan baru yang mengandalkan kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan istilah artifisial intelegence.

"Beberapa waktu lalu kita diperkenalkan dengan internet lalu mobile internet. Sekarang muncul lagi artifisial intelegence. Teknologi ini memungkinkan ada taksi tanpa supir dan layanan customer service tanpa operator manusia," tambahnya.

TERKINI
Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Ini Sunnah Nabi dan Hikmahnya Wamen Viva Yoga Bertemu Nelayan Pantura Bahas Kesejahteraan-Perlindungan Kemnhaj Pastikan Kepulangan Jemaah RI Lancar hingga Dam Tepat Sasaran Ini 5 Waktu Terbaik untuk Berdoa di Hari Jumat