Minggu, 03/03/2019 13:01 WIB
Jurnas.com - Perempuan yang sedang berada di masa setelah melahirkan biasanya sulit menurunkan berat badan. Masalahnya, mengikuti diet rendah kalori belum tentu bisa menurunkan berat badan dengan cepat karena bisa mempengaruhi kualitas ASI.
“Ibu menyusui tidak dapat membatasi kalori karena akan mempengaruhi ASI,” tutur konsultan nutrisi ibu selama kehamilan dan anak, Elizabeth Ward, MS, RD, seperti yang dilansir dari WebMD.
Namun ada beberapa cara diet yang dapat dicoba oleh Ibu menyusui, menurut Elizabeth, sebenarnya ibu menyusui tidak perlu khawatir tentang berat badannya karena menyusui bisa membuang banyak kalori.
Namun kebanyakan perempuan tidak kehilangan berat badan sampai bayi mereka benar-benar berhenti menyusui.
KPK Geledah Rumah Mewah Silmy Karim di Jakarta Selatan
Iran Tuntut AS Segera Cairkan 50 Persen Aset Miliknya
Ibas: Patriotisme Ekonomi Harus Dibangun di Atas Etika dan Kepercayaan
“Dibanding membatasi makan, sebaiknya lakukan aktivitas fisik. Cara ini lebih aman dan sehat, namun penyembuhan luka yang dilakukan ibu melahirkan secara caesar memerlukan waktu lebih banyak. Setelah sembuh luka itu, baru boleh melakukan aktivitas fisik secara teratur,” jelasnya.
Biasanya perempuan menyusui sudah siap beraktivitas setelah enam minggu melahirkan. Elizabeth mengatakan, perempuan menyusui bisa melakukan aktivitas kecil seperti berjalan setiap hari selama 15 menit. Selain itu, gunakan pula waktu tidur bayi untuk mengikuti gerakan kebugaran.
Keyword : Berat BadanIbu Menyusui