Tak Asal Olahraga agar Terhindar Cedera

Rabu, 27/02/2019 11:30 WIB

Jurnas.com - Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya gaya hidup sehat dengan rutin olahraga, menjaga pola makan untuk menjadi keseharian demi kualitas hidup lebih baik.

Sayangnya, kesadaran itu kerap tidak didukung dengan pengetahuan yang baik bagaimana menjalani olahraga. Seperti kita ketahui, olahraga memang dapat memberikan dampak positif bagi tubuh, tapi ketika dijalani dengan tidak benar malah jadi negatif.

Hal yang perlu diketahui sebelum olahraga jika menurut Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dr Muki Partono sebaiknya dilakukan pemeriksaan antopometri. Hal ini dilakukan untuk mengetahui jenis olahraga yang cocok bagi kondisi tubuh.

"Jangan hanya karena sedang tren maraton lalu serta merta ikut maraton, sebab bagi orang dengan kaki bentuk datar misalnya lari jarak jauh jelas bukan pilihan tepat," ucap dokter yang praktik di RS Pondok Indah ini.

Berdasar sebuah jurnal, jenis olahraga yang paling aman ialah jalan kaki. Olahraga ini berbeda dengan jalan kaki dalam keseharian. "Dilakukan dengan kecepatan tertentu sesuai dengan kemampuan, tidak berhenti minimal 40 menit dan dilakukan secara rutin," jelas dr Muki.

Untuk menjaga kesehatan dr Muki menyarankan sebaiknya olahraga dilakukan tiga kali dalam seminggu. Hal ini diperlukan agar tubuh memiliki waktu untuk memperbaiki otot-otot yang diregangkan saat berolahraga. 

TERKINI
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel Kasus Pungli di Kementerian Imipas Alarm Perbaikan Integritas Birokrasi Anggaran 2026 Terbatas, Komisi V Minta Kemenhub Gandeng Investor Swasta Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran