MAI Foundation Target Capai 6.000 Muzaki 2019

Rabu, 13/02/2019 21:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Lembaga zakat Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation menargetkan mendapat 6.000 ribu donatur (muzaki) yang berdonasi di ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf) di tahun 2019 ini.

Hal itu disampaikan ketua umum MAI Foundation, Tedi Nurhikmat dalam acara Public Expose 2019 pada Rabu (13/02) di rumah makan Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan. “Tahun ini kita menargetkan jumlah donatur mencapai 6.000, dimana di tahun 2018 hanya mencapai 5.383 jiwa,” katanya.

Menurut Tedi, jumlah donatur yang dimiliki oleh MAI Foundation lebih didominasi kaum hawa yang mencapai 2.888, sementara kau madam baru mencapai 2.287.

Selain perkembangan jumlah donatur, lanjut Tedi, MAI Foundation juga menargetkan mampu menghimpun zakat hingga mencapai Rp 36 miliar setelah sebelumnya (2018) total penghimpunan mencapai Rp 34 miliar dengan tingkat realisasi mencapai 93 persen.

“Tahun 2018 yang merupakan tahun keempat berdirinya MAI Foundation telah kami lalui dengan capaian kinerja menggembirakan. Pertumbuhan untuk bidang penghimpunan adanya kenaikan 29 persen dari tahun 2017 (Rp.25 Miliar) dengan realisasi jumlah penghimpunan mencapai Rp33,4 miliar,” tuturnya.

Sementara untuk program penyaluran zakat, MAI Foundation menargetkan jumlah penerima manfaat zakat mencapai 175.000 orang baik itu dalam tataran Lembaga maupun perorangan. “Sebelumnya jumlah penerima manfaat dari program MAI Foundation mencapai 119.350 jiwa atau 116 persen dari tahun 2017,” kata Tedi.

Senada dengan Tedi, menurut Direktur MAI Foundation Abdul Ghofur, MAI akan terus berinovasi dalam hal kebermanfaatan program, pelayanan dan pelaporan untuk menjaga kepercayaan donatur dan para stake holder.

“Kami berusaha memperlihatkan kebermanfaatan program yang dikelola MAI juga pelayanan dan pelaporan kepada donatur dan stakeholder agar kepercayaan mereka dalam menyalurkan dana ZISWAF-nya bisa berkelanjutan,” tutur Ghofur.

TERKINI
Komisi XI DPR: Formula TKD 2027 Harus Adil dan Berpihak pada Daerah ESDM Sebut Sempat Tahan Ekspor Batu Baru Demi Amankan Listrik PLN RUU Daerah Kepulauan Wujudkan Keadilan Pembangunan bagi Wilayah 3T Diskon Tarif Transportasi Diyakini Jadi Penggerak Ekonomi dan UMKM