Harga Gesits Diklaim di bawah Motor Jepang

Rabu, 06/02/2019 10:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengklaim harga motor listrik karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Gesits, akan lebih murah dari motor pabrikan Jepang, seperti Yamaha dan Honda.

“Terus terang kita lebih murah, dengan Taiwan jauh lebih murah. Dengan China juga lebih murah. Yamaha harganya masih sangat tinggi. Ini kita di bawah,” ungkap Nasir pada Rabu (6/2) di Jakarta.

Nasir optimistis, motor listrik Gesits akan menarik minat konsumen bila sudah tersedia di e-katalog.

Ke depan pula, motor listrik yang diproduksi massal oleh PT Gesits Technologies Indo (GTI) itu juga akan banyak digunakan di lingkungan perguruan tinggi negeri (PTN) dan institusi pemerintahan.

Sementara pemasaran Gesits ditargetkan pada Maret mendatang. Produksi perdananya, lanjut Nasir, ialah 300 unit. Selanjutnya akan ditingkatkan hingga 5.000 unit per bulan.

“Juni kita target sudah 5.000 per bulan. Jadi per tahun 60.000 unit. Apabila pasarnya lebih dari itu, maka akan mengeluarkan line kedua. Artinya setiap line 60.000 setahun,” kata Menristekdikti.

TERKINI
Dunia Alami Krisis Guru, Ini Saran PGRI ke Pemerintah Genjot Penjualan di China, Toyota Gandeng Tencent Toyota Kenalkan Dua Varian Mobil Listrik untuk Pasar China Perang Epik Rebutan Kilang Anggur, Brad Pitt dan Angelina Jolie Saling Menuduh