Senin, 28/01/2019 16:42 WIB
Jakarta - Istri Presiden Suriah Bashar Al Assad menjalani operasi perawatan untuk kanker payudara tahap awal pada Minggu (27/01) waktu setempat.
"Asma Al-Assad melanjutkan perawatannya melawan tumor ganas," kata situs kantor kepresidenan dilansir The National.
"Operasi payudara di rumah sakit militer Damaskus telah berhasil," tambahnya.
Kepresidenan mengumumkan pada Agustus bahwa wanita pertama telah memulai perawatan untuk tumor ganas di payudara yang ditemukan pada tahap awal.
Jenis Makanan yang Bisa Tingkatkan Potensi Kanker Payudara
Faktor Risiko Kanker Payudara yang Sering Tidak Disadari
Enam Gejala Kanker Payudara yang Kerap Tidak Disadari
Sejak itu, akun media sosial kepresidenan sering menunjukkan padanya dengan syal diikat elegan di kepalanya, mengunjungi anak-anak penderita kanker, tentara yang terluka, atau menghadiri acara amal.
Pada hari Sabtu, itu menerbitkan video tentang dia mengunjungi tiga orang yang diamputasi terluka dalam konflik hampir delapan tahun Suriah, di dalam apa yang tampaknya menjadi rumah keluarganya.
Dilahirkan pada tahun 1975, mantan bankir investasi kelahiran Inggris ini menyebut dirinya sebagai advokat hak yang progresif dan dipandang sebagai sisi modern dari dinasti Assad.
Tetapi setelah represi protes anti-pemerintah pada tahun 2011 berubah menjadi perang saudara yang menghancurkan, ia dikritik atas dukungannya untuk suaminya.
Asma, yang ayahnya adalah seorang ahli jantung dan yang ibunya adalah seorang diplomat, memiliki dua putra dan putri dengan Tuan Al Assad.