Teknologi Nuklir Iran Tak Tergantung Negara Lain

Senin, 21/01/2019 16:26 WIB

Tehran -  Direktur Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Ali Akbar Salehi, mengatakan, insinyur Iran telah menguasai teknologi nuklir dan industri ini tidak tergantung pada negara lain.

"Teknologi ini tidak tergantung pada orang lain dan negara dapat mengembangkannya terus-menerus," kata Salehi kepada wartawan, menurut ISNA.

Di tempat lain, ia mengatakan, Iran akan memutuskan untuk tetap dalam kesepakatan nuklir 2015, yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan, berdasarkan pada kepentingannya.

Presiden Donald Trump, menarik AS secara sepihak dari perjanjian nuklir 2015 pada Mei dan memberlakukan sanksi terhadap Iran. Sanksi jilid pertama berlaku pada 6 Agustus dan jilid kedua, yang menargetkan ekspor minyak dan bank Iran pada 4 November.

Dalam sebuah wawancara dengan Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa yang diterbitkan pada tanggal 11 Januari, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini mengatakan, UE bekerja sama dengan seluruh komunitas internasional agar tetap menghidupkan perjanjian itu.

Dilansir dari Tehran Time, kesepakatan nuklir Iran sejauh ini telah dilaksanakan secara penuh, sebagaimana disertifikasi oleh Badan Energi Atom Internasional dalam 13 laporan berturut-turut.

TERKINI
Mengapa Hari Menjahit Sedunia Diperingati Setiap 13 Juni? Hari Kesadaran Albinisme Sedunia Setiap 13 Juni, Ini Sejarahnya 13 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Menlu Iran Sebut Kesepakatan dengan AS Tinggal Selangkah Lagi