AS Pastikan Israel Aman Sebelum Menarik Pasukannya di Suriah

Senin, 07/01/2019 07:27 WIB

Washington - Pemulangan pasaukan Amerika Serikat (AS) dari timur laut Suriah akan dilakukan dengan cara yang "benar-benar menjamin" keamanan Israel dan sekutu AS lainnya di Timur Tengah.

Begitu kata penasihat utama Presiden Donald Trump, John Bolton saat mengkondisikan penarikan pasukan AS setelah kekalahan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL, juga dikenal sebagai ISIS), serta jaminan Turki atas keselamatan pejuang Kurdi yang bersekutu dengan AS.

Berbicara kepada wartawan sebelum pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Bolton mengatakan penarikan akan dilakukan dengan cara yang menjamin ISIS tidak beredar lagi.

"Dan itu akan dilakukan sedemikian rupa untuk memastikan bahwa pertahanan Israel dan teman-teman kita lainnya di kawasan itu benar-benar terjamin, dan untuk menjaga mereka yang telah bersama kami melawan ISIS dan kelompok-kelompok teroris lainnya," jelas Bolton

Pengunduran diri yang diumumkan pada 19 Desember awalnya diharapkan akan selesai dalam beberapa minggu, namun diperlambat setelah  presiden menyetujui permintaan dari pembantu, sekutu dan anggota Kongres AS untuk memulangkan pasukannya dengan tertib.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya