Rabu, 02/01/2019 22:07 WIB
Jakarta - Sebuah penelitian yang dilakukan di PLOS Neglected Tropical Diseases menemukan bahwa lebih dari 60 persen penyakit menular yang muncul pada manusia berasal dari hewan.
Dan lebih dari 70 persen dari penyakit yang berasal dari hewan itu, yang dikenal sebagai penyakit zoonosis, berasal dari hewan liar.
"Otoritas nasional dan internasional harus mendukung peningkatan pengawasan terhadap manusia dan spesies monyet yang melimpah, serta pesan populer untuk mempromosikan praktik penanganan daging yang aman," kata penelitian tersebut dikutip UPI, Rabu (02/01).
Penelitian itu fokus pada penularan penyakit zoonosis dari primata bukan manusia ke manusia di Kamerun Tenggara.
Valentino Rossi Ingin Pertahankan 1 Rider Italia untuk Timnya di 2027
20 Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang Penuh Makna
Cegah Ebola, Bahrain Tangguhkan Kedatangan Wisatawan dari 3 Negara Afrika
Pekerjaan mengumpulkan data yang dikumpulkan dari ratusan orang di berbagai desa menggunakan pengumpulan data waktu nyata, wawancara sejarah lisan dan survei daging liar.
Para peneliti mengumpulkan data pada tahun 2016 dan 2017. Sekitar 85 persen responden survei telah makan daging primata di beberapa titik dalam hidup mereka.
Secara keseluruhan, risiko penularan penyakit zoonosis kepada manusia terkait dengan seberapa dekat primata bukan manusia hidup dengan desa.
Monyet dan kera primata membuat konveyor patogen yang kuat yang dapat membahayakan manusia karena manusia dan primata bukan manusia memiliki kesamaan yang kuat.
"Ilmu sosial multidisiplin dan pendekatan ekologis harus digunakan untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan populasi hutan tentang penyakit tropis terabaikan,"tuturnya.
Keyword : Hasil Penelitian Penyakit Menular