Tiga Masjid Muslim Etnis Hui di China Boikot

Rabu, 02/01/2019 13:40 WIB

Beijing -   Pemerintah China dikabarkan  menutup tiga masjid di kota Weishan, provinsi Yunnan. Masjid milik Muslim etnis Hui itu ditutup lantaran adanya pendidikan agama yang ilegal.

South China Morning Post, media yang berbasis di Hong Kong, video menunjukkan lusinan petugas polisi berseragam berhadapan  jamaah Muslim Hui, yang berusaha mencegah penyegelan masjid.

Namun belum bisa diklarifikasi apakah pasukan keamanan itu menahan mereka atau tidak. Video singkat itu juga menunjukkan, pintu masjid dirantai dan disegel.

"Tidak ada rincian tentang nama masjid yang ditutup tersebut," kata laporan tersebut.

Lewat pernyataan resmi pemerintah daerah Weishan, mengatakan, polisi berkoordinasi dengan Komite Urusan Etnis dan Agama Kabupaten Weishan melakukan razia ke desa-desa Huihuideng, Sanjia dan Mamichang untuk melindungi stabilitas dan harmoni di kawasan agama.

Diperkirakan 700.000 Muslim Hui China tinggal di provinsi Yunnan. Sebenarnya, kelompok Muslim di China terdiri dari 10 dari sekitar 56 etnis minoritas.

Kelompok tersebut adalah Hui, Uyghur, Kirgistan, Kazakh, Tajik, Tatar, Uzbek, Salars, Bao`ans, dan Dongshiangs . Mayoritas dari mereka tinggal di China bagian utara dan barat laut.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya