Keluarga Bantah Paul Whelan Mata-mata AS di Rusia

Rabu, 02/01/2019 10:20 WIB

Moskow – Keluarga Paul Whelan, warga Amerika Serikat yang ditangkap di Rusia karena diduga sebagai mata-mata, membantah bahwa pria tersebut sedang melakukan tugas spionase.

Paul, kata keluarga, mengunjungi Moskow untuk menghadiri pernikahan rekannya sesama mantan marinir, di Hotel Metropol, Moskow, pada Senin lalu.

“Kepolosannya tidak diragukan dan kami percaya bahwa haknya akan dihormati,” demikian pernyataan keluarga pada Rabu (2/1) dilansir dari Reuters.

Sebelumnya, Layanan Keamanan Rusia FSB menangkap Paul pada Senin (31/12), karena dicurigai memata-matai Moskow.

FSB mengatakan, Paul ditahan tiga hari sebelumnya, namun Rusia belum memberikan rincian tentang kegiatan spionasi yang dilakukan pria tersebut. Di bawah hukum Rusia, tindak spionase diganjar hukuman 10 hingga 20 tahun penjara.

Dilansir dari Reuters pada Selasa (1/1), Perwakilan Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Rusia telah memberi tahu bahwa seorang warga AS ditahan, dan Moskow diharapkan menyediakan akses konsuler untuk melihatnya.

“Kami telah meminta akses ini dan mengharapkan pihak berwenang Rusia untuk menyediakannya,” ujar perwakilan AS.

TERKINI
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya Mengapa Hari Hiu Paus Sedunia Diperingati Setiap 30 Agustus?