Senin, 31/12/2018 06:25 WIB
Yerusalem - Pemerintah Israel mengatakan, pihaknya menegur salah satu menteri pemerintah Yordania yang menginjak gambar bendera Israel.
Pekan lalu, menteri negara bagian untuk informasi, Jumana Ghuneimat, tertangkap kamere menginjak desain bendera Israel saat menghadiri sebuah pertemuan di sebuah kompleks serikat pekerja di Amman.
Desain bendera Israel itu memang dipasang di lantai pintu masuk kompleks selama beberapa tahun untuk memprotes pendudukan Israel di wilayah Palestina dan hubungan normalisasi Jordan dengan Israel.
Kementerian luar negeri Yordania mengatakan, pada Minggu (30/12), pemerintah Israel memanggil duta besar Yordania, dan masalah tersebut sudah diselesaikan melalui saluran diplomatik.
Tentara dan Pemukim Israel Lukai Warga Palestina di Dekat Hebron
Terus Digempur, Beberapa Warga Gaza Terluka Akibat Serangan Drone Israel
Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran
Juru bicara kementerian luar negeri Yordania, Majed Qatarneh, mengkonfirmasi bahwa Israel meminta klarifikasi atas insiden itu. "Pihak Israel diberitahu, bangunan itu adalah milik pribadi dan menteri memasukkannya dari pintu masuk utama untuk pertemuan resmi," kata Qatarneh
"Kami menekankan bahwa kami menghormati perjanjian damai dengan Israel," sambungnya dilansir dari Al Jazeera.
Perdana Menteri Yordania, Omar al-Razzaz dilaporkan memasuki gedung melalui pintu samping.
Israel dan Yordania menandatangani perjanjian perdamaian pada 1994, namun sedikit-sedikit retak di tengah perbedaan atas kebijakan Israel di Yerusalem, di mana Yordania adalah penjaga atas situs-situs Muslim, dan terhadap Palestina.
Satu-satunya negara Arab lainnya yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir.