Jum'at, 21/12/2018 14:10 WIB
Jakarta - Tahukah Anda menurut studi, 30 persen perempuan dan 24 persen pria mengatasi stres dengan mengonsumsi makanan berlebihan 30 persen perempuan dan 19 persen pria memilih mengonsumsi makanan tidak sehat (snack, gorengan, dll).
Secara psikologis ketika kita sedang merasa buruk tubuh kita akan bereaksi untuk mencari sesuatu yang lebih baik sebagai defense mechanism. Setiap orang memiliki Insting untuk bereaksi menyeimbangkan kembali hal-hal yang tidak sesuai dalam tubuhnya.
Menurut Psikolog Tara de Thouars, BA, M.Psi, Emotional Eating rentan untuk mengalami gangguan makan yang lebih parah, seperti binge eating, compulsive eating, dan bulimia.
Tara menyarankan mengambil keputusan saat kita dalam kondisi stres seringkali tidak tepat, termasuk soal makan. " Itu sebabnya pilihan makan saat stres biasanya tidak tepat karena mengandalkan emosi," ucap Tara.
IAEA Sebut Serangan Iran ke Nuklir UEA Ancam Keselamatan
Senat AS Sahkan Anggaran Imigrasi Ala Trump Rp1.268 T
WFP: Jutaan Orang Terancam Kelaparan akibat Konflik Timur Tengah
Mari kenali lima tanda Anda mengalami Emotional Eating:
1. Kebiasaan makan yang berubah saat mengalami stres
2. Makan ketika lapar atau sudah kenyang
3. Memiliki makan untuk menghindari dan menghadapi situasi stres
4. Makan untuk membuat perasaan nyaman
5. Menggunakan makanan sebagai reward
Lalu bagaimana cara mengatasi, berikut tips dari Tara:
1. Makan tepat waktu
2. Pilih alternatif lain
3. Cari kesibukan yang positif
4. Curahkan ke buku
5. Kurangi rasa bersalah
Keyword : Comfort FoodEmotional Eating