AS Desak China Bebaskan Dua Warga Kanada

Sabtu, 15/12/2018 12:50 WIB

Washington – Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mendesak China, membebaskan dua warga Kanada yang ditahan pekan ini. Ia menyebut perbuatan Negeri Tirai Bambu itu tidak dapat diterima.

"Mereka harus dikembalikan," kata Pompeo kepada wartawan, menyusul pertemuan antara diplomat tinggi serta militer AS dan Kanada, dilansir dari Anadolu.

"Kami minta semua negara di dunia untuk memperlakukan warga negara lain dengan benar, dan penahanan dua warga Kanada di Tiongkok ini harus segera diakhiri," sambungnya.

Pemerintah China mengatakan dua orang Kanada ditahan karena terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keamanan nasional. Dalam sebuah video pekan ini, kepala negara yang menjalankan Global Times mengatakan, penangkapan itu hanyalah awal pembalasan atas penangkapan Chief Financial Officer Huawei Technologies Co. Meng Wanzhou.

"Jika Kanada mengekstradisi Meng ke AS, balas dendam China akan lebih buruk ketimbang menahan orang Kanada," ujar Hu Xijin dalam video.

Meng, tersangka yang menggunakan perusahaan cangkang memperoleh sanksi AS terhadap Iran, dibebaskan dengan jaminan USD7,5 juta oleh pengadilan Kanada pada Selasa, langkah yang China sebut jalan menuju arah yang benar.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang mengkonfirmasi, pengusaha Kanada Michael Spavor, yang mengatur kunjungan Dennis Rodman ke Korea Utara beberapa tahun lalu, dan Michael Kovrig, yang melaporkan subyek sangat sensitif kepada lembaga non-pemerintah International Crisis Group, telah ditahan.

TERKINI
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem 10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung