Israel Klaim Temukan Terowongan Persembunyian Hizbullah

Minggu, 09/12/2018 22:30 WIB

Jakarta - Militer Israel mengaku menemukan sebuah terowongan yang digali oleh Hizbullah dari Lebanon, bagian kedua yang ditemukan dalam seminggu.

Pasukan Pertahanan Israel menuduh kelompok militan, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat dan Israel, berencana menggunakan terowongan untuk melakukan kekerasan.

"Pasukan kami baru saja membuka terowongan serangan kedua yang dibajak Hizbullah dari Libanon ke Israel," kata IDF dilansir UPI.

"Hizbullah berencana menggunakan terowongan ini untuk melakukan serangan terhadap warga sipil Israel. Kami tidak akan membiarkan mereka," tambahnya.

Israel mengatakan mereka menempatkan peledak di dalam terowongan itu. "Siapa pun yang memasuki terowongan melakukannya dengan risiko mereka sendiri," tulisnya.

Sebelumnya, para pejabat militer mengatakan menemukan terowongan serupa yang digali dari desa Ramyeh di Lebanon di bawah perbatasan. Mereka tidak mengungkapkan lokasi terowongan yang ditemukan Sabtu.

Komando Utara Israel Mayjen Yoel Strick mengatakan bahwa dia meminta PBB untuk membantu menghancurkan terowongan. Dia memulai operasi yang disebut Northern Shield yang dibuat untuk membasmi terowongan dan yang lain seperti itu.

Perwira Komando Utara mengatakan mereka percaya akan butuh berminggu-minggu untuk menemukan semua terowongan dan menghancurkannya. Mereka percaya mereka dapat menemukan jaringan terowongan seluruh kelompok.

"Terowongan berfungsi sebagai bukti pelanggaran terang-terangan Hizbullah terhadap kedaulatan Israel."

Beberapa mantan pejabat militer Israel dan tokoh-tokoh oposisi telah menuduh Netanyahu melebih-lebihkan operasi itu, memberi kesan itu adalah kampanye ofensif.

TERKINI
Berbagai Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan yang Dianjurkan Inilah Lima Negara Penghasil Keju Terbaik di Dunia 5 Jenis Keju Terpopuler di Dunia yang Wajib Diketahui Asal-usul dan Makna di Balik Perayaan Hari Keju Sedunia Setiap 4 Juni